Menjadi mahasiswa tingkat akhir memang menjadi salah satu berita yang kedengarannya wah! Akan tetapi, apakah kamu sadar? Sering kali menjadi mahasiswa tingkat akhir juga ada perasaan senang ada juga dukanya.

Mahasiswa baru mana tau, kan? Nah! Sering kali juga perasaan akan mahasiswa tingkat akhir ini ada hubungannya dengan masa lalu alias masa-masa Maba dulu. Oleh karena itu, biar kamu jadi tau apa aja suka dukanya menjadi mahasiswa tingkat akhir, baca artikel ini sampai selesai!

1. Senang, Sudah Sampai Level Tertinggi

Percaya nggak, sih? Menjadi mahasiswa tingkat akhir merupakan salah satu hal yang menyenangkan. Bahkan tingkatannya tuh berada di level tertinggi di antara mahasiswa lain yang masih di bawah tingkat. So, kesannya kayak legend banget ya!

Bayangin aja kamu mau lulus, bebas dari segala tugas, bebas ngampus, bebas dengerin ocehan dosen dan bebas ini itu yang berkaitan dengan masa kuliah. Setelah itu kerja, dapat uang, nikah dan sukses deh!

2. Ada Skripsi?

Udah ngebayangin betapa asiknya mau lulus, udah seneng banget jingkrak-jingkrak tapi, ada skripsi? Waduh! Alhasil ya udah deh. Semangat auto tarik ulur belum lagi kalau skripsinya ditolak. Belum lagi saat sudah menyelesaikan ber-bab-bab.

Waduh! Inilah salah satu suka dukanya menjadi mahasiswa tingkat akhir. Sering kali bawaannya ingin cepat terbebas dari skripsi, akan tetapi berjuang saja rasanya males. Oleh karenanya, sebagai salah seorang yang ingin lulus, mahasiswa akhir harus semangat ya!

3. Kangen Temen Seangkatan

Inget nggak sih masa-masa di mana jadi mahasiswa baru? Ngerjain tugas enjoy haha hihi sana-sini, apalagi pas tugas kelompok. Inget juga, bukan? Betapa semangatnya jadi mahasiswa baru dan diomongin, “Maba? Wajar semangat.”

Tetapi, ternyata kebersamaan dengan kawan-kawan itulah yang paling dirindukan. Bahkan sering kali tidak disangka-sangka kalian pisah kelas hanya karena kebutuhan mata kuliah. Benar! Bisa jadi di antara teman-teman emang ada yang lulus duluan atau bahkan belakangan.

Lantas, sewaktu kamu jadi mahasiswa tingkat akhir nggak mungkin deh ngerasain serunya jadi Maba! Boro-boro kepikiran, yang ada capek lah iya. Benar! Siapa sih yang tidak capek karena hanya berkutat dengan skripsi?

4. Uang Cepat Habis

Pernah ngerasain nggak sih, jadi mahasiswa tingkat akhir kok banyak pengeluarannya ya? Besar pasak daripada tiang nih! Bisa jadi karena uang yang keluarkan bukan untuk senang-senang tetapi banyak banget habisnya. Melainkan buat keperluan skripsi yang harus cetak ulang kali.

Namun, misalkan uang kamu cepat habis juga rasanya stress akut. Bawaannya ingin banyak yang di masa-masa genting pengerjaan skripsi. Bukan hanya itu saja,  sering kali kamu berharap ada yang jatuh dari langit.

5. Terasing di Kampus

Salah satu hal yang dirasakan mahasiswa tingkat akhir ya perasaan asing. Bayangin aja! Kamu kuliah tapi isinya Maba semua. Terus mahasiswa tingkat akhirnya psda ke mana? Ini kan yang selalu jadi pertanyaan?

Oleh karenanya kamu harus tetap semangat. Biarpun kamu asing di kampus, segitu-gitu juga udah jadi senpai, lho. Tidak masalah, sebentar lagi kamu akan lulus, bukan? Selain daripada itu tinggal selangkah dengan skripsi saja.

Saat skripsi kamu lolos, pastinya senang bukan main! Apa lagi saat membayangkan masa-masa wisuda dan dihadiri oleh orang-orang tersayang. Siapa coba yang tidak menginginkan hal seperti ini?

 

share