Kelas 12 merupakan tingkatan akhir dalam sekolah menengah atas, yang artinya setelah lulus sekolah menengah atas maka kamu sudah mulai bisa menentukan hidup ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Apakah kamu akan meneruskan kuliah ke perguruan tinggi atau kamu akan bekerja usai lulus dari sekolah menengah atas.

Semua tergantung dari pilihan pribadi masing-masing individu. Ketika akan lulus sekolah menengah atas maka kamu akan di hadapkan dengan Ujian Nasional untuk keseluruhan siswa dan SBMPTN (Seleksi bersama masuk perguruan tinggi negri) untuk siswa yang akan melanjutkan jenjang pendidikannya ke perguruan tinggi negri.

Lantas apa perbedaan UN dengan SBMPTN?

Kedua tes ini jelas berbeda dan kapasitasnya pun berbeda.

UN atau Ujian Nasional

UN adalah Ujian Nasional yang mana merupakan ujian yang harus di lalui oleh semua siswa kelas 12 yang akan menyelesaikan pendidikannya di tingkat sekolah menengah atas. UN menjadi salah satu tolak ukur kelulusan seseorang untuk lulus dari sekolah menengah atas.

Meskipun tidak sepenuhnya UN menentukan kelulusan seorang murid karena penilaian lulus atau tidaknya seorang murid tidak hanya di lihat dari nilai UN saja. Sekarang ini kelulusan siswa juga di nilai dari akademik selama sekolah, sikap murid dalam sekolah dan berbagai faktor lainnya yang masuk dalam pertimbangan apakah seorang murid akan lulus atau tidak.

SBMPTN

Sedangkan SBMPTN adalah seleksi bersama masuk perguruan tinggi negri yang mana merupakan test yang wajib di jalani oleh calon mahasiswa yang ingin mendaftar masuk ke perguruan tinggi negri. SBMPTN ini menjadi test yang cukup menentukan bagi calon mahasiswa, Karena biasanya pihak universitas akan menentukan seberapa kuota yang tersedia untuk calon mahasiswa. Oleh karena itu SBMPTN menjadi tes persaingan antar calon mahasiswa untuk memperebutkan kursi kuota yang telah di sediakan oleh pihak universitas negri.

Dalam tes SBMPTN ini kamu harus memiliki nilai yang tinggi, Karena semakin tinggi nilai yang kamu dapat maka akan semakin besar kesempatan kamu untuk lolos dan masuk ke perguruan tinggi. Hal ini di karenakan tes SBMPTN merupakan tes masuk bersama yang di selenggarakan secara nasional oleh beberapa perguruan tinggi negri sekaligus sehingga jika kamu harus bersaing dengan calon mahasiswa dari daerah lainnya di Indonesia.

Kesimpulan

Baik dalam menghadapi UN maupun SBMPTN kamu juga harus tetap mempersiapkannya dengan baik demi mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan tentunya. Meskipun kamu tidak akan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Namun nilai di dalam ujian nasional bisa menjadi tolak ukur oleh sebuah perusahaan untuk menerima kamu bekerja atau tidak ketika kamu melamar kerja dengan menggunakan ijazah SMA. Pihak HRD akan melihat nilai ijazah mu dari hasil ujian nasional terlebih dahulu apakah layak atau tidak untuk di terima di perusahaan.

Sedangkan untuk yang mengikuti test SBMPTN, nilai tinggi adalah wajib dan mutlak karena setinggi apapun nilai kamu jika ada yang lebih tinggi dari kamu maka kamu bisa saja tidak lolos karena kalah dari nilai yang lebih tinggi darimu.

Jika gagal atau tidak lulus dalam mengerjakan SBMPTN maka kamu otomatis tidak di terima di perguruan tinggi negeri tersebut. Tapi jangan khawatir karena kamu dapat mencobanya lagi di tahun berikutnya asalkan masih memenuhi persyaratan tentunya seperti usia dan persyaratan lainnya yang di wajibkan oleh pihak perguruan tinggi.

share