Siapa sih yang tidak pernah mendengar kata skripsi? Skripsi merupakan salah satu mata kuliah yang paling beda di antara mata kuliah lainnya yang sering mahasiswa jumpai saat sekerti 1-6. Skripsi juga tergolong mata kuliah.

Namun, mata kuliah yang satu ini tak heran jika membuat banyak mahasiswa merasa galau. Bukan hanya itu saja, bahkan saat Project akhir dari mata kuliah ini sering kali mahasiswa mendapat penolakan dari dosen lantaran judulnya tidak baik. Berikut caranya!

1. Menanyakan Minat Diri

Kamu mahasiswa tingkat akhir dan hendak mengerjakan skripsi? Saran kami adalah mulai untuk menanyakan pada diri sendiri apa kebutuhan diri sendiri serta apa yang kamu pikirkan tentang skripsi. Membuat skripsi tidak boleh asal jadi, lho!

Mengapa? Tentu saja karena skripsi membutuhkan niat yang kuat. Sebaiknya sebelum memulainya kamu pikirkan baik-baik ide apa yang sebaiknya dibahas dalam judul skripsi. Tentu saja supaya pembahasan kedepannya lebih matang.

2. Cari Inspirasi

Tahukah kamu? Ternyata tidak sedikit lho mahasiswa yang harus menunda kelulusannya karena stuck di skripsi. Sering kali mata kuliah yang satu ini dianggap.sebagai penghambat karena padahal bisa jadi kamu yang tidak mau cari inspirasi.

Oleh karenanya, sebelum benar-benar terjun untuk membuat skripsi baiknya cari inspirasi terlebih dahulu ke perpustakaan. Di perpustakaan kan banyak banget buku tuh! Kamu bisa cari skripsi kakak tingkat dan dibaca-baca sedikit.

Skripsi kakak tingkat pastinya bisa dijadikan contoh dalam menggarap Project akhir dari mata kuliah ini. Kamu tidak harus membaca skripsi kating sepenuhnya. Hanya saja dengan membaca bagian-bagian topik tertentu saja. Setidaknya kamu tahu gambaran pokok dari sebuah skripsi.

Jika tidak ingin mencari skripsi kakak tingkat, mungkin saja kamu iseng baca-baca jurnal lama dan menemukan inspirasi dari dalamnya. Beruntung, kamu bisa menjadikannya bahan bahasan dan sedikit dikembangkan untuk skripsi.

Bahkan siapa sangka jika inspirasi juga bisa datang dari situs berita yang kamu baca? Nah! Situs-situs ternama biasanya menampilkan berita dengan topik-topik terkenal. Dengan hadirnya topik terkenal, kamu bisa membahas ide skripsi yang lebih berbobot.

3. Sharing-sharing dengan Kating

Kakak tingkat atau kating merupakan sebutan untuk mahasiswa yang kuliah di atas kita. Terkait kating dan juga kamu yang akan berjuang mengerjakan skripsi, agaknya memang bisa sharing-sharing lho!

Cara yang satu ini tergolong ampuh banget untuk nentuin judul dari sebuah skripsi. Mengapa? Pastinya karena kakak tingkat sudah pernah merasakan jadi semester yang kamu pihak saat ini, sudah tentu jauh lebih berpengalaman dan bisa membimbing dalam skripsi.

4. Hadir di Kelas

Siapa sih yang tidak lelah dengan bahasan skripsi yang tidak kunjung selesai? Sering kali misalkan kamu berada di posisi ini maka harus rela menyandang gelar mahasiswa tua. Padahal hanya karena judul skripsi saja, bukan?

Oleh karenanya, kami menyarankan kamu untuk hadir kelas dan sesekali mendengarkan dosen menyampaikan materi. Ternyata datangnya inspirasi bisa dari sini, lho! Bukan hanya itu saja, sekalian belajar sekalian cari ide juga.

5. Minta Pendapat Dosen

Misalkan kamu sudah mengerjakan skripsi dan sudah sampai pada batas mana, maka pastikan kamu tidak segera membuang ide tersebut. Sekalipun idenya tidak bagus, mungkin saja bisa minta pendapat dosen dulu.

Saat tahu pendapat dosen, maka kamu sudah tahu skripsi tersebut akan ditolak atau tidak. Bukan hanya itu saja, bahkan kamu juga harus teliti dengan skripsimu. Jika sudah tahu harus revisi, toh kamu tidak harus mengulangnya dari awal lagi, bukan?

 

share