Kuliah merupakan sebutan belajar untuk tingkat perguruan tinggi. Mendengar kata kuliah, apakah kaku juga pernah mendengar jurusan pendidikan dan non kependidikan? Nah! Dari namanya saja sudah bisa dibayangkan, ya?

Jurusan kuliah pendidikan apa dan jurusan kuliah non kependidikan itu apa. Tentu saja keduanya memiliki perbedaan yang sangat mencolok dan sangat menentukan prospek kerja kamu ke depannya sebagai lulusan sarjana. Berikut kami ulas perbedaannya!

1. Jurusan Pendidikan Prospek Menjadi Tenaga Pendidik

Kuliah jurusan pendidikan memiliki prospek lulusan yang akan terjun menjadi tenaga pendidik. Seperti yang kita ketahui, tenaga pendidik dapat berupa seorang guru di sekolah maupun guru di bimbingan belajar.

Menjadi seorang guru memang cita-cita yang mulia. Maka tidak heran jika hadir kuliah jurusan pendidikan. Tidak dapat dipungkiri, kuliah jurusan pendidikan memiliki banyak sekali perbedaan dengan kuliah di jurusan non kependidikan.

2. Jurusan Non Kependidikan Prospek Bukan Jadi Guru

Kalau mengingat jurusannya, kuliah di jurusan non kependidikan memang bukan berprospek menjadi guru. Namun, seiring berjalannya waktu, kini banyak sekali guru yang juga berasal dari jurusan kuliah non kependidikan.

Seperti halnya yang kita ketahui, guru yang dulunya kuliah jurusan-jurusan non kependidikan dan menjadi guru setelah lulus. Biasanya dapat kita jumpai di sekolah-sekolah menengah kejuruan, karena guru non kependidikan mengajar praktek.

3. Jurusan Kependidikan Mendidik

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kuliah di jurusan kependidikan bertujuan untuk menjadi tenaga pendidik. Oleh karena itu, di masa-masa kuliahnya banyak sekali dibekali bagaimana cara mendidik anak didik dan ilmu-ilmu seputar mengajar.

Oleh karenanya tidak heran saat lulusan pun banyak ditemui lulusan jurusan kependidikan yang mampu mengajar siswa dengan baik. Rata-rata mereka juga dibekali oleh ilmu untuk memotivasi para murid-muridnya.

Hal ini sangat berbeda dengan guru jurusan non kependidikan. Mahasiswa yang kuliah di jurusan non kependidikan kuliah tidak dibekali ilmu-ilmu dasar tentang mendidik. Sehingga saat mereka menjadi guru pun tidak ada ilmu tentang mendidik.

Mengajar hanya mengajar saja, namun tidak membekali siswa-siswa dengan sejumlah motivasi. Hal ini karena mereka tidak mengetahui ilmu tentang mengajar. Hanya saja hal seperti ini sering kali menjadi dilema besar bagi jurusan yang kependidikan.

4. Jurusan non kependidikan Belajar Ilmu Apapun

Kalau melihat jurusan kuliah dari kependidikan, pastinya kuliah memang bertujuan untuk mengajar anak didik begitu lulus. Sehingga mereka hanya belajar bagaimana tentang cara mendidik yang baik, dan sebagainya.

Berbeda dengan jurusan non kependidikan yang justru belajar ilmu banyak tentang jurusannya. Hal seperti ini sering membuat banyak mahasiswa merasa iri. Karena ilmu-ilmu yang dipelajari lebih banyak, justru menjadikannya lebih cepat menerima pekerjaan terutama sebagai guru.

Sudah pasti saja jika pekerjaan menjadi guru memang sangat mulia. Hanya saja jika jurusan non kependidikan juga berpeluang menjadi seorang guru, tidak heran yang jurusan kependidikan juga merasakan dilema yang besar.

Alih-alih hal ini sama halnya dengan persaingan yang ketat. Nah! Karena jurusan non kependidikan dibekali banyak ilmu selain ilmu mendidik, maka tidak heran prospek lulusannya pun sangat luas.

Mahasiswa bisa menjadi seorang pengusaha, seperti haljya membuka usaha sendiri dengan berbekal ilmu yang sudah dipelajari, atau bahkan bekerja di sebuah perusahaan ternama dan mendapatkan gaji yang besar. Pastinya sangat beda sekali dengan jurusan yang kependidikan.

 

share