Pondok Pesantren merupakan salah satu tempat menimba ilmu berbasis agama. Mengingat mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, maka banyak ditemui pondok pesantren. Mulai dari pondok pesantren kalangan elite, hingga yang biasa-biasa saja.

Untuk masuk ke pondok pesantren biasanya tidak boleh sembarangan. Ada beberapa tes yang harus diikuti. Nah! Buat kaku yang mau menimba ilmu di pondok pesantren, maka cara jitu berikut ini bisa dicoba supaya bisa lolos seleksi!

1. Awali dengan Niat

Segala sesuatu memang tergantung apa niatnya. Seperti yang kita tahu, masuk pondok pesantren akan dilalui beberapa tahap seleksi. Oleh karenanya, untuk lolos seleksi ini kamu harus benar-benar niat dari hati yang paling dalam.

2. Belajar Membaca

Mungkin kamu akan bertanya-tanya, mengapa masuk pondok pesantren harus pandai membaca? Tentu saja! Salah satu tes masuk pondok pesantren adalah membaca Alquran. Nah! Kamu harus banyak belajar membaca nih.

Belajar membaca tidak harus langsung menggunakan Alquran. Mengalir saja, seperti halnya kamu belajar mengenal tulisan maka dimulai dari huruf yang paling dasar, baru menuju ke tulisan-tulisan yang rumit.

Jika kamu sudah bisa membaca Alquran, setidaknya ada peluang untuk lolos masuk pondok pesantren. Sampai di sini kamu belum bisa santai sepenuhnya, nih! Karena masih ada rangkaian tes lainnya yang menentukan kamu lolos masuk pondok pesantren atau tidak.

3. Belajar Menulis

Masuk pondok pesantren ada seleksi belajar menulis? Tentu saja! Di sini kamu harus berlatih menulis bahasa Arab. Menulis bahasa Arab memang berbeda dengan tulisan bahasa Indonesia. Salah huruf saja bisa beda makna.

Oleh karenanya, jauh-jauh hari sebelum masuk tes ujian pondok pesantren kamu bisa belajar menulis bahasa Arab terlebih dahulu. Bisa menulis bahasa Arab terlebih dengan cara dikte paling tidak bisa memudahkan kamu saat menyelesaikan tes.

4.  Rutin Berlatih

Selain mengenali apa saja yang seharusnya kamu pelajari, selanjutnya kamu harus rutin berlatih. Berlatih menjadi sangat penting, terlebih jika dilakukan selama berhari-hari. Dengan cara berlatih selama berhari-hari kamu akan mudah menguasai materi.

Belajar sehari-hari juga jauh lebih mudah untuk menguasai materi. Tidak hanya itu saja, kamu pun akan menjadi lebih mahir dalam menulis dan membaca tulisan Arab. Bukankah ada pepatah bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil?

5. Banyak Berdoa

Pastinya usaha tidak afdol jika tidak dibarengi dengan doa. Oleh karenanya, setelah berusaha sekian lama dan cukup bekerja keras, jangan lupa untuk berdoa pada Allah memudahkan niat baik kamu untuk belajar di pondok pesantren.

Ingat, minta restu orang tua juga penting, ya! Terlebih doa ibu. Intinya saat orang tua sudah meridhai, maka jalan kita akan dipermudah. So, untuk membantu terkabulnya hajat-hajat kamu jyga perlu berbuat baik kepada sesama agar mereka turut mendoakanmu.

6. Tenangkan Diri

Selain tes membaca dan tes tertulis, biasanya akan ada tes wawancara. Nah! Tes wawancara ini terkait seputar pertanyaan pengurus yang akan ditujukan ke kamu. Kalau tes wawancara agaknya memang tidak perlu berlatih, ya!

Hanya saja kamu perlu menenangkan diri dan memperbaiki cara berkomunikasi agar saat diwawancarai jawabannya tidak berbelit-belit. Selain itu, perbanyak minum air putih dan pastikan kamu dalam.keadaan tenang saat sedang diwawancarai.

Sudah menjalankan serangkain tes dan berusaha cukup keras untuk mendapatkan hasilnya, kini kamu tinggal berdoa dan berserah diri kepada Allah untuk diberikan yang terbaik. Ingat! Apa pun hasilnya itulah yang terbaik.

 

share