Ringkasan adalah presentasi esai panjang atau peristiwa dalam bentuk singkat dan efektif. Ringkasan adalah esai tanpa hiasan. Fungsi ringkasan adalah untuk memahami atau mengetahui buku atau esai. Dengan membuat ringkasan, kita belajar bagaimana seseorang mengatur pemikirannya dalam ide-ide yang disusun dari ide-ide besar hingga ide-ide pendukung, melalui ringkasan kita dapat menangkap pemikiran dan tujuan utama penulis.

Ringkasan kuliah benar-benar perlu dibuat oleh siswa untuk memfasilitasi pembelajaran. Mungkin, bagi orang-orang yang terbiasa membuat ringkasan sejak sekolah menengah, tidak ada kesulitan dalam membuatnya. Namun, bagi mereka yang baru mencoba membuat KTT, tentu bukan pekerjaan mudah. Bisa jadi, tulis ulang buku cetak yang ada ke dalam buku catatan, jika Anda tidak mengikuti langkah-langkah berikut ini :

  1. Baca dan Pahami Naskah Asli

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membaca naskah asli sambil memahaminya. Ini dimaksudkan untuk dapat mengetahui niat penulis dan sudut pandang yang digunakan. Untuk dapat memahami isi buku ini, mungkin Anda tidak akan cukup membaca sekali atau dua kali. Dengan mengetahui makna kalimat penulis, akan lebih mudah bagi Anda untuk memahami pokok bahasan yang dibawa dan menyajikannya dalam bahasa Anda sendiri dengan lebih ringkas.

  1. Tentukan dan Catat Ide Utama Naskah Asli

Setelah memahami maksud serta sudut pandang penulis, saatnya menentukan ide utama setiap paragraf dalam teks. Dalam hal ini perlu lebih rinci dalam menangkap maksud penulis. Setelah Anda menuliskan ide-ide utama dari setiap paragraf yang disajikan, Anda harus menyusunnya kembali dalam urutan paragraf sehingga ide-ide utama yang membentuk runtuh dan terarah.

  1. Mulai membuat ringkasan

Setelah ide-ide utama dari setiap paragraf diatur dengan rapi, ini berarti bahwa bahan untuk membuat ringkasan tersedia. Saatnya menulis ringkasan sesuai urutan gagasan utama. Jika ada beberapa sub-bab dalam teks asli, buat ide utama hanya dalam satu sub-bab dengan kalimat yang lebih pendek dan lebih padat. Gunakan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti sendiri.

  1. Memperhatikan Ketentuan Tambahan untuk Menulis Ringkasan

Ada sejumlah kondisi tambahan yang harus diterapkan sehingga ringkasan yang dibuat lebih kecil tetapi padat.

  1. Buat ringkasan dalam bentuk peluru dan gunakan satu kalimat.
  2. Hilangkan beberapa hal yang tidak penting, seperti contoh, deskripsi, dan sebagainya.
  3. Hilangkan semua kata sifat dan penjelasan, kecuali yang diperlukan untuk menjelaskan ide utama.
  4. Hindari memasukkan ide-ide baru dalam ringkasan karena mereka rentan terhadap penyimpangan makna.
  5. Tulis ringkasan dari sudut pandang pertama jika itu adalah naskah pidato.
  6. Baca kembali Hasil Ringkasan

Pada saat penulisan, pasti ada kesalahan kecil di sana-sini. Ini sangat alami. Nah, Anda bisa menghindari ini dengan membaca kembali hasil ringkasan yang telah dibuat. Pastikan kalimat yang Anda buat tidak menyimpang dari teks aslinya. Ejaan, tanda baca, dan urutan ide utama juga perlu diperiksa ulang agar sesuai dengan teks sebelumnya. Juga pastikan bahwa tidak ada informasi penting yang dilupakan untuk dimasukkan dalam ringkasan. Karena, ini bisa berakibat fatal. Hal yang harus Anda hafal menjadi tidak ada karena hilang ketika menulis ringkasan.

Itulah beberapa tahapan jika Anda ingin membuat ringkasan. Dengan menerapkan semua tahapan di atas, belajar menjadi lebih mudah. Anda tidak perlu lagi membuka buku teks, yang pasti tebal. Jadi, jadilah siswa yang cerdas, termasuk dalam membuat ringkasan kuliah.

share